| |
|
|
|
| Ritual Patika Du a Bapu Ata Mata
| Enterflores. com -- Para mosalaki dari sejumlah kecamatan di sekitar Gunung Kelimutu, , Jumat (14/8/2009), memberi makanan kepada arwah nenek moyang atau dalam bahasa Lio, Patika Du'a Bapu Ata Mata. Disaksikan Pos Kupang acara pemberian makan atau Patika Du'a Bapu Ata Mata itu ditandai dengan pemberian sesajian berupa daging babi, nasi, sirih pinang, tembakau, beras dan moke oleh 9 orang mosalaki dari masing-masing komunitas adat. Semua sesajian tersebut ditaruh di atas sebuah batu yang dikelilingi oleh para mosalaki yang sebelumnya telah melantunkan doa-doa dalam bahasa adat.
| | 9 September 2009 22:48 WIB:. Dilihat 229 Kali |
 |
| Danau Kelimutu, Penuh Misteri | Panorama Danau Tiga Warna Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, memang penuh misteri yang tak terselami hingga saat ini.Perubahan warna danau yang sering terjadi di tiga kawah terpisah bekas letusan Gunung Kelimutu itu menjadi keunikan yang tak ada duanya di dunia. Sebagai warga yang cukup lama tinggal di daratan Flores, saya akan memaparkan apa yang saya ketahui tentang Danau Kelimutu berdasarkan pengamatan dan pengetahuan pribadi. | | 16 Mei 2008 7:31 WIB:. Dilihat 1511 Kali |  |
| Sewu Api, Upacara Adat Tahunan Suku Lio | Sewu Api dalam bahasa Lio, Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur, berarti memadamkan api. Sewu Api merupakan sebuah upacara adat, yang diselenggarakan setiap akhir tahun oleh Suku Lio, yang sebagian besar warganya mendiami daerah sepanjang pesisir utara Kabupaten Ende. Upacara Adat Sewu Api bertujuan untuk mengakhiri musim kemarau dan mengawali musim tanam. Selain itu, acara ini untuk syukuran atas keberhasilan sekaligus mendoakan kesuburan pada musim tanam yang akan datang. | | 24 Maret 2008 5:40 WIB:. Dilihat 1232 Kali |  |
|
|
|