Senin, 6 September, 2010 >>
 











 
 


Versi Cetak Kirim Ke Teman
 Published by : Admin ::16 Oktober 2009 5:25 WIB


50 Tahun STKIP Ruteng ( Mungkinkah Jadi Universitas?)
Logo STKIP Ruteng

Oleh Kanis Lina Bana IKHTIAR meningkatkan status STKIP Ruteng menjadi universitas sudah lama didengungkan. Bahkan sudah menjadi cita-cita masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Manggarai. Tahun 2003 silam, Bupati Manggarai (saat itu), Drs. Anthony Bagul Dagur, secara terang-terangan mengungkapkan kerinduan dalam sambutannya. Bahkan dia sudah memberi nama, Universitas Manggarai (Uma). Keinginan itu tentu beralasan.


Bak gayung bersambut, tanggal 28 Mei 2003 pengelola STKIP Ruteng menyurati Ditjen Dikti mengusulkan perubahan status STKIP menjadi universitas. Namun Ditjen Dikti melalui surat No. 1810/D.2/2003 tanggal 2 September 2003 menolak usulan tersebut. Alasannya tenaga dosen belum mencukupi. Selain itu, STKIP saat itu, baru saja mendapat kepercayaan menyelenggarakan program Diploma 2 PGSD.

Penolakan Dirjen Dikti itu tidak menyurutkan nyali pengelola STKIP Ruteng. Tanggal
29 September 2003, STKIP kembali menyurati Ditjen Dikti dengan usulan yang sama. Melalui surat No. 2336/D.2/2003 Ditjen Dikti menolak usulan STKIP serta memberi saran agar lembaga itu berkonsentrasi mengurus beberapa program studi yang sudah ada. Pater Marsel Agot, SVD, yang kala itu sebagai pelaksana harian terpaksa menghentikan usulan itu.

Dua kali penolakan terhadap usulan tersebut menjadi pelajaran amat penting.  Harus dilihat sebagai bagian dari sebuah proses perjuangan, proses berbenah diri untuk menjadi lebih baik. Proses menuju kematangan dan kedewasaan. Karena itu usia 50 tahun serta mengacu pada beberapa kemajuan yang sudah ditoreh STKIP, rasanya usulan untuk menjadi sebuah universitas patut dilakukan lagi.

Bupati Manggarai, Drs. Christian Rotok, dalam sambutannya yang dibacakan Plt. Sekda Manggarai, Drs. Frans Hani, pada kegiatan seminar di STKIP Ruteng,  Kamis (
10/9/2009), sudah mengungkapkan kerinduan yang sama. STKIP segera diusahakan menjadi universitas.

Dalam sambutannya itu, Bupati Rotok menegaskan bahwa STKIP Ruteng sudah menunjukkan komitmen dalam menciptakan keadaban publik melalui pendidikan. STKIP telah memperlihatkan ranah ilmiah sebagai salah satu instrumen dalam merealisasikan visi misi pencerahan kemanusiaan Manggarai. Bersamaan dengan perayaan 50 tahun STKIP, satu pertanyaan penting, mengapa tidak diupayakan STKIP St. Paulus Ruteng menjadi Universitas St. Paulus Ruteng?

Pemerintah daerah, lanjutnya,  tidak akan membiarkan STKIP berjalan sendiri. Pemerintah akan mendukung segala daya upaya untuk mencapai keinginan itu. Sebab pemerintah daerah menyadari bahwa STKIP St. Paulus Ruteng adalah aset daerah. STKIP hadir dan berkiprah untuk mencerdaskan kehidupan masyarakat Manggarai.

Dikatakannya, STKIP sudah menyiapkan generasi manusia muda yang matang dalam iman, kuat dalam kajian rasional serta memiliki perspektif humanitas.

Sebelumnya, Wakil Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, S.H, M.H, juga menyatakan kerinduan yang sama, yakni agar status STKIP Ruteng diusahakan untuk ditingkatkan menjadi universitas.

Ketua Badan Pelaksana Harian (BPH) Yayasan St. Paulus Ruteng, Pater David Djerubu, SVD, di hadapan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya, Mei lalu, sudah mengatakan bahwa pengelola STKIP Ruteng sedang memroses status lembaga itu menjadi universitas. Salah satu persiapan ke arah itu adalah peningkatan kualifikasi para dosen dengan memberi beasiswa kuliah S2 dan S3 bagi tenaga dosen.

Peningkatan kualifikasi dosen bertujuan agar tugas yang diemban STKIP antara lain sebagai tim asesor sertifikasi guru bisa dilaksanakan secara profesional. Selain itu ke depan, STKIP Ruteng membuka Jurusan Matematika dan Bahasa Indonesia.

Upaya lain untuk mendukung STKIP Ruteng menjadi universitas adalah pembangunan laboratorium, ruangan perpustakaan dan ruangan dosen yang representatif. Kecuali itu diakui Pater David, ratio dosen yang ada saat ini  tidak sebanding dengan jumlah mahasiswa STKIP Ruteng. Meski demikian STKIP tetap berusaha merekrut dosen sesuai kompetensinya.

Menyikapi itu Gubernur Lebu Raya menyatakan mendukung upaya pengelola STKIP untuk meningkatkan status lembaga tersebut menjadi universitas (Pos Kupang
26/5/2009).

Status STKIP Ruteng menjadi universitas menjadi wacana tidak hanya di tingkat pengelola dan pemerintah daerah. Masyarakat pun menghendaki hal yang sama.

"Soal nama universitas kita serahkan kepada pengelola. Yang penting STKIP Ruteng jadi universitas. Bisa dengan
nama Universitas St. Paulus, Universitas Manggarai atau Universitas Nuca Lale," ujar Melkior Nambur. Harapan senada disampaikan Lukas Jebabu dan Maksi Danggur.

Kerinduan ini hendaknya menjadi motivasi bagi pengelola STKIP Ruteng. Pemprop NTT maupun Pemkab Manggarai, tidak cukup hanya menyatakan mendukung, namun harus mengambil bagian dalam semua usaha merintis jalan bagi peningkatan STKIP Ruteng menjadi universitas.

"Bila perlu pemerintah daerah biayai dosen untuk ambil S2 atau S3. Tidak mahal kalau stiap tahun pemerintah biayai dua orang," kata Lukas Jebabu.[Pos-kupang.com]

Versi Cetak Kirim Ke Teman

Bookmark and Share

Tulisan Terkait

::. Swiss Bantu Pengembangan Pariwisata di Flores : Dilihat 598 Kali
::. Kinerja Jaksa di NTT Rendah : Dilihat 523 Kali
::. Warna Danau Kelimutu Semua Berubah Hijau Muda : Dilihat 730 Kali
::. 50 Tahun STKIP Ruteng ( Mungkinkah Jadi Universitas?) : Dilihat 744 Kali
::. 50 Tahun STKIP Ruteng : Dilihat 717 Kali
::. Penyidik Tidak Profesional Dalam Pengungkapan Kasus Rm. Faustin Sega Pr, : Dilihat 694 Kali
::. Lengkap, BAP 9 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi di Distan Manggarai : Dilihat 610 Kali
::. Polisi Periksa Kadis Pertambangan Mabar : Dilihat 585 Kali
::. Masyarakat Minang di Flores Galang Bantuan : Dilihat 505 Kali
::. Di Nggorang, Sawah 120 Hektar Gagal Panen : Dilihat 455 Kali
::. Semen Kupang Gerakkan Ekonomi NTT : Dilihat 456 Kali
::. Wabah SE Meluas ke Ende : Dilihat 473 Kali
::. Sapi dan Kerbau Mati Mendadak : Dilihat 437 Kali
::. 50 Tahun Aspirasi Adonara Kabupaten : Dilihat 699 Kali
::. Tambang Emas Lembata Melanggar Adat : Dilihat 1201 Kali
::. Gunung Egon Meletus, Warga Mengungsi : Dilihat 1018 Kali
::. Pembelian Stek Singkong Diduga ”Mark Up” : Dilihat 3183 Kali
::. Laporkan Kasus Proyek Singkong ke KPK : Dilihat 1163 Kali

Total Komentar :0 +/-


Isi Komentar Anda +/-

Nama
Email
Website
Propinsi/Kota
Komentar
Form key
Generated key ytf4shy

 
Copyright © 2008 EnterFlores.com. All Rights Reserved.